Minggu, 02 November 2014

Ma

Ma,cintamu menyejukkan lewat doa-doa
Cintamu padaku selalu mengalir
Selalu mengalir
Walau kadang mengalir air mata.
Maafku, maafkan aku Ma. 

- Sri asrianty

Yah

Yah, rindu begitu amat menyakitkan ketika kita hanya mampu berbisik lewat doa-doa yang dipanjatkan

Ketika kita hanya mampu bertemu dalam mimpi-mimpi sunyi yang menghadirkan kenangan.

Tak apa yah, setidaknya aku selalu tahu, Ayah disana selalu menanyakan kabarku.

Ku pastikan Yah, aku baik-baik saja
 
- Sri asrianty 


Gadget




Apakah kamu lupa bagaimana menegur dan tersenyum pada seseorang yang sedang duduk disampingmu?
Apakah kamu lupa bagaimana bercerita dengan keluargamu saat makan malam yang hangat?
Apakah kamu sudah tak ingat dengan cara tertawa dan jalan kaki sambil bercerita dengan sahabat?
Berhentilah untuk tidak selalu menunduk kepada gadgetmu.
*sebuah karya seni dari seorang sahabat SMP, Engky Anggriawan.

disebuah pameran lukisan. selamat berkarya ky.

Kamis, 02 Oktober 2014

Isyarat

Ribuan tanya memenuhi ruang-ruang dimemoriku, bergema dalam pikiranku, lalu tiba-tiba sesuatu menguap begitu saja. Jika semua karena sisi-sisi yang tak sempurna, diperputaran waktu tetaplah seperti itu, bukan itu jawabannya. Dimana kepingan aku yang tak pernah jengah dgn semua kekompleksan? dimana kepingan aku yang selalu tersenyum mengartikan rangkaian kata, gema suara? apakah rintik hujan mampu menghapuskan dengan mantra-mantra ajaibnya?.

Aku mengartikan rintik hujan : kau akan memahami dikedalaman hati, mengendap membeku pilu, dengar getar hati, maka kau akan mengerti. Sebuah isyarat untuk pergi?? yaaa.. Esok saat rintik hujan hanya tersisa hingga mentari meninggi, apakah sekali lagi kamu mampu membaca isyaratku? ada sejenak jeda dan entahlah... hanya saja kata "maaf" yang menjulang membumbung kelangit, maaf jika isyaratku melukaimu...

*isyarat. dengar getar hati maka aku mengerti..senyum simpul dan ku pilih berlalu...



Tak Pernah Terlambat

Lengkungan rembulan perlahan menghilang berganti terang.
matahari tak pernah bilang 'maaf saya terlambat, silahkan untuk menunggu atau kembali terlelap'.
yaaa, semua tepat pada waktunya.
semoga akan selalu ada kedamaian yang menyusup indah perlahan dan tenang.
"Dia memasukkan malam ke dalam siang dan memasukkan siang kedalam malam dan menundukkan matahari dan bulan, masing-masing beredar menurut waktu yang ditentukan. Yang (berbuat) demikian itulah Allah Tuhan-mu, milik-Nya lah segala kerajaan. dan orang-orang yang kamu seru (sembah) selain Allah tidak mempunyai apa-apa walaupun setipis kulit ari. (QS fathir : 13)

*menasehati diri sendiri, semoga selalu bisa memaknai.

Mengeja Luka

Percayalah, disetiap lembar luka yang kau eja, ada makna kebaikan disana,, tak ada yang sia-sia,, yang kau perlukan hanya terus mengeja luka,, dan bersujud lebih lama

Ku Katakan Jangan Memeluk Erat Kenangan

terimakasih...
terimakasih untuk banyak hal yang telah kita lewati
terimakasih telah menjadi bagian penting menyusun mozaik kehidupanku
terimakasih untuk semua kekeluargaan, kebersamaan, tangis haru, berjuang, belajar dan masa muda yang penuh tawa

maaf...
maaf jika banyak tutur kata yang menyisakan luka
maaf jika ada hati yang berprasangka
maaf jika kesalahpahaman sertai persahabatan kita

perpisahan mengambil bagiannya bersama waktu
aku tahu, aku tak akan bisa menempatkan perpisahan diposisi yang seharusnya
jika aku memeluk erat setiap mozaik kenangan indah yang tersusun rapi disini

sahabat...
aku tak pernah melangkah menjauh darimu
hanya saja
aku berdamai dengan perpisahan
agar perlahan aku bisa mengikhlaskan
bahwa kita beranjak menuju mozaik kehidupan selanjutnya
aku pasti akan merindukan tentang kita
ku baca :
perpisahan tidak sejatinya memisahkan
ia hanya memberikan jarak untuk pertemuan selanjutnya

Bukittinggi, 25 Sept 2014, 9 : 42 am. Proma